Rangkuman Materi IPS Kurikulum 2013 Kelas VIII Semester 1 Bab Perpindahan Penduduk
MIGRASI
Ø Migrasi
adalah perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat lain baik untuk menetap
maupun sementara, perseorangan maupun kelompok
1.
Penyebab Migrasi
a.
Bencana alam
Ø Karena
Indonesia terletak di daerah rawan bencana, terutama gempa bumi dan gunung meletus,
maka sebagian warga terpaksa harus berpindah ke daerah lain yang lebih aman.
b.
Lahan Semakin Sempit
Ø Lahan
pertanian yang semakin sempit karena terdsak untuk lahan tempat tinggal, maka
penduduk akan melakukan perpindahan ke daerah lain untuk mencari pekerjaan baru
atau mencari daerah yang lahan pertaniannya masih luas.
c.
Situasi Pertentangan
Ø Pertentangan
terjadi karena adanya sikap tidak saling menghargai, mau benar sendiri, dan
tidak mau mendengarkan pendapat orang lain.
Ø Hal
itu menyebabkan situasi tidak aman dan akan mendorong orang melakukan migrasi
ke tempat yang lebih aman.
d.
Kondisi Alam
Ø Kondisi
alam yang tandus kadang mendorong penduduk untuk mencar daerah lain yang lebih
menguntungkan.
2.
Macam-Macam Migrasi
Ø Ditinjau
dari daerah yang dituju, migrasi dibedakan menjadi dua yakni migrasi
internasional dan migrasi nasional.
Ø MIGRASI
INTERNASIONAL
adalah perpindahan penduduk dari suatu negara
ke negara lain.
Dibedakan
menjadi 3, yaitu :
·
Imigrasi : Perpindahan penduduk yang
masuk ke dalam suatu negara dengan tujuan untuk menetap di negara yang
didatanginya.
·
Emigrasi : Perpindahan penduduk yang
meninggalkan suatu negara ke negara lain dengan tujuan untuk menetap.
·
Remigrasi (Repatriasi) : Pepindahan
penduduk dari suatu negara ke negara tempat asalnya.
Ø MIGRASI
NASIONAL
adalah perpindahan penduduk dari satu daerah
ke daerah lain dalam satu wilayah negara atau disebut juga migrasi internal.
Terdiri
atas dua bentuk yaitu transmigrasi dan urbanisasi.
TRANSMIGRASI
Ø Transmigrasi
adalah perpindahan penduduk daerah atau pulau yang berpenduduk padat ke daerah
atau pulau yang berpenduduk jarang dalam rangka untuk kepentingan pembangunan
nasional.
Ø Transmigrasi
dapat dilakukan atas kehendak sendiri maupun mengikuti program pemerintah
Ø Tujuan
Transmigrasi
1.
Pemerataan penduduk → penduduk tidak
memusat di suatu lokasi
2.
Meningkatkan taraf hidup masyarakat →
dapat bekerja dengan baik
3.
Menyelesaikan masalah pengangguran →
banyak lapangan kerja
4.
Menanggulangi bencana alam → penduduk
dipindahkan ke daerah aman
Ø Bentuk-bentuk
transmigrasi di Indonesia:
a) Transmigrasi Keluarga : keluarga/ kerabat
para transmigran lama sudah menetap di daerah migran.
b) Transmigrasi Khusus : dari daerah padat ke
daerah jarang dengan tujuan yang khusus.
c) Transmigrasi Umum : dibiayai dan difasilitasi
oleh pemerintah sejak dari daerah asal sampai ke daerah tujuan.
d) Transmigrasi Lokal : dari satu daerah ke
daerah lain masih dalam satu provinsi
e) Transmigrasi Spontan : biaya dan kehendak
sendiri
f) Bedol Desa: perpindahan satu desa dengan
segenap aparatnya dan organ-organ di dalamnya
g) Transmigrasi Swakarsa : seluruh biaya
ditanggung oleh transmigran atau pihak lain diluar pemerintah.
h) Transmigrasi Sektoral : perpindahan para
petani teladan atas biaya Departemen Dalam Negeri, Departemen Transmigrasi, dan
Pemda.
i) Transmigrasi Padat Karya : suatu daerah yang
padatpenduduknya untuk dipekerjakan pada proyek-proyek pembangunan daerah tujuan
transmigrasi.
j) Evakuasi : dari daerah ke daerah lain baik
perorangan maupun kelompok karena adanya bencana alam atau peperangan.
k) Forentisme : sifatnya sementara, karena suatu
tugas pekerjaan.
l) Tourisme : sementara waktu dengan tujuan
untuk rekreasi.
m) Migrasi Musiman : dari suatu derah ke daerah
lain yang sifatnya sementara, terutama pada saat suatu daerah membutuhkan
tenaga kerja dari daerah lain.
URBANISASI
Ø Pengertian
Urbanisasi
·
Perpindahan penduduk dari desa ke kota.
·
Suatu proses perpindahan yang dapat
dilihat dari sudut pandang ekonomi, demografi, sosiologi, dan geografi.
·
Perubahan suasana perdesaan menjadi
suasana kehidupan kota.
Ø Penyebab
Urbanisasi
Ø Penyebab
utama urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota. Penyebab
lainnya adalah pertumbuhan kota.
Ø Dua
hal penting yang menyebabkan terjadinya urbanisasi :
1.
Daya Dorong Desa
Ø Pertumbuhan
penduduk terus berkembang, sementara lahan dan fasilitas yang tersedia tidak
seimbang dengan pertumbuhan penduduk.
Ø Hal
tersebut mendorong masyarakat desa pergi ke kota untuk memperoleh suasana kehidupan
yang lebih dinamis.
Ø Beberapa
penyebab penduduk desa melakukan migrasi ke kota :
a. Terbatasnya lapangan pekerjaan di pedesaan.
b. Semakin sempitnya lahan pertanian.
c. Keberhasilan pertanian yang tidak pasti
seperti paceklik, kekeringan, dan serangan hama.
d. Minimnya fasilitas sosial di pedesaan.
e. Kehidupan desa yang tidak bervariasi atau
monoton.
2. Daya Tarik Kota
Ø Keunggulan
utama di kota adalah lengkapnya sarana dan prasarana dari pemerintah maupun
swasta yang tersedia.
Ø PEMERINTAH
Ø Pemerintah
membangun sarana pendidikan, pelayanan masyarakat, gedung olahraga, gedung
kesenian, dan pusat pemerintahan di kota.
Ø Tujuan
: Agar mudah diakses dari berbagai pelosok, termasuk dari luar.
Ø SWASTA
Ø Tujuan
: 1) Memudahkan urusan administrasi, 2) Perusahaan mudah melakukan akses dengan
berbagai penjuru tempat.
Ø Sebagai
daya tarik kota diantaranya :
a. Lapangan pekerjaan di kota lebih banyak
dibanding di desa.
b. Upah pekerja di kota lebih tinggi dibanding
di desa.
c. Fasilitas sosial, pendidikan, olahraga, dan
lain-lain lebih lengkap dibanding di desa.
Ø Masalah
yang ditimbulkan urbanisasi :
1.
Semakin banyak jumlah pengangguran di
perkotaan
2.
Semakin tingginya tindak kejahatan
3.
Tumbuhnya pemukiman kumuh
Ø Upaya
menghentikan laju urbanisasi :
1.
Membuka lapangan pekerjaan di pedesaan
2.
Membangun industri pabrik dan pusat
perdangan
3.
Pembangunan fasilitas umum seperti
fasilitas pendidikan, kesehatan, transportasi
Ø Dampak
Urbanisasi
Ø Dampak
bagi desa
Ø DAMPAK
POSITIF
1.
Menurunnya angka pengangguran
2.
Meningkatnya daya beli desa karena uang
dikirim dari kota
3.
Pengaruh ilmu pengetahuan, teknologi,
dan budaya positif dari kota.
Ø DAMPAK
NEGATIF
1.
berkurangnya tenaga terdidik
2.
menurunnya kualitas dan kuantitas
pertanian
3.
pengaruh budaya negatif dari kota
Ø Dampak
bagi kota
Ø DAMPAK
POSITIF
1.
tersedia tenaga kerja murah terutama
tenaga kerja kasar
2.
terjadinya kompetisi yang tinggi dalam
rekrutmen tenaga kerja
3.
dihasilkan tenaga kerja yang unggul.
Ø DAMPAK
NEGATIF
1.
meningkatnya jumlah penduduk kota
2.
ketatnya persaingan kerja
3.
berkurangnya lahan kota
4.
meningkatnya masalah sosial
Makasih ini sangag membantu
BalasHapusTerimakasih
BalasHapusTerima kasih hasil karyanya sudah membantu tugas saya buat materi ajar IPS SD
BalasHapus