Minggu, 25 Januari 2015

Rangkuman IPS : Perpindahan Penduduk

Rangkuman Materi IPS Kurikulum 2013 Kelas VIII Semester 1 Bab Perpindahan Penduduk

MIGRASI
Ø  Migrasi adalah perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat lain baik untuk menetap maupun sementara, perseorangan maupun kelompok
1.      Penyebab Migrasi
a.       Bencana alam
Ø  Karena Indonesia terletak di daerah rawan bencana, terutama gempa bumi dan gunung meletus, maka sebagian warga terpaksa harus berpindah ke daerah lain yang lebih aman.
b.      Lahan Semakin Sempit
Ø  Lahan pertanian yang semakin sempit karena terdsak untuk lahan tempat tinggal, maka penduduk akan melakukan perpindahan ke daerah lain untuk mencari pekerjaan baru atau mencari daerah yang lahan pertaniannya masih luas.
c.       Situasi Pertentangan
Ø  Pertentangan terjadi karena adanya sikap tidak saling menghargai, mau benar sendiri, dan tidak mau mendengarkan pendapat orang lain.
Ø  Hal itu menyebabkan situasi tidak aman dan akan mendorong orang melakukan migrasi ke tempat yang lebih aman.
d.      Kondisi Alam
Ø  Kondisi alam yang tandus kadang mendorong penduduk untuk mencar daerah lain yang lebih menguntungkan.
2.      Macam-Macam Migrasi
Ø  Ditinjau dari daerah yang dituju, migrasi dibedakan menjadi dua yakni migrasi internasional dan migrasi nasional.
Ø  MIGRASI INTERNASIONAL
  adalah perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lain.
Dibedakan menjadi 3, yaitu :
·         Imigrasi : Perpindahan penduduk yang masuk ke dalam suatu negara dengan tujuan untuk menetap di negara yang didatanginya.
·         Emigrasi : Perpindahan penduduk yang meninggalkan suatu negara ke negara lain dengan tujuan untuk menetap.
·         Remigrasi (Repatriasi) : Pepindahan penduduk dari suatu negara ke negara tempat asalnya.
Ø  MIGRASI NASIONAL
   adalah perpindahan penduduk dari satu daerah ke daerah lain dalam satu wilayah negara atau disebut juga migrasi internal.
Terdiri atas dua bentuk yaitu transmigrasi dan urbanisasi.


TRANSMIGRASI

Ø  Transmigrasi adalah perpindahan penduduk daerah atau pulau yang berpenduduk padat ke daerah atau pulau yang berpenduduk jarang dalam rangka untuk kepentingan pembangunan nasional.
Ø  Transmigrasi dapat dilakukan atas kehendak sendiri maupun mengikuti program pemerintah
Ø  Tujuan Transmigrasi
1.      Pemerataan penduduk → penduduk tidak memusat di suatu lokasi
2.      Meningkatkan taraf hidup masyarakat → dapat bekerja dengan baik
3.      Menyelesaikan masalah pengangguran → banyak lapangan kerja
4.      Menanggulangi bencana alam → penduduk dipindahkan ke daerah aman
Ø  Bentuk-bentuk transmigrasi di Indonesia:
a)    Transmigrasi Keluarga : keluarga/ kerabat para transmigran lama sudah menetap di daerah migran.
b)    Transmigrasi Khusus : dari daerah padat ke daerah jarang dengan tujuan yang khusus.
c)    Transmigrasi Umum : dibiayai dan difasilitasi oleh pemerintah sejak dari daerah asal sampai ke daerah tujuan.
d)    Transmigrasi Lokal : dari satu daerah ke daerah lain masih dalam satu provinsi
e)    Transmigrasi Spontan : biaya dan kehendak sendiri
f)    Bedol Desa: perpindahan satu desa dengan segenap aparatnya dan organ-organ di dalamnya
g)    Transmigrasi Swakarsa : seluruh biaya ditanggung oleh transmigran atau pihak lain diluar pemerintah.
h)    Transmigrasi Sektoral : perpindahan para petani teladan atas biaya Departemen Dalam Negeri, Departemen Transmigrasi, dan Pemda.
i)    Transmigrasi Padat Karya : suatu daerah yang padatpenduduknya untuk dipekerjakan pada proyek-proyek pembangunan daerah tujuan transmigrasi.
j)    Evakuasi : dari daerah ke daerah lain baik perorangan maupun kelompok karena adanya bencana alam atau peperangan.
k)    Forentisme : sifatnya sementara, karena suatu tugas pekerjaan.     
l)    Tourisme : sementara waktu dengan tujuan untuk rekreasi.
m)  Migrasi Musiman : dari suatu derah ke daerah lain yang sifatnya sementara, terutama pada saat suatu daerah membutuhkan tenaga kerja dari daerah lain.



URBANISASI

Ø  Pengertian Urbanisasi
·         Perpindahan penduduk dari desa ke kota.
·         Suatu proses perpindahan yang dapat dilihat dari sudut pandang ekonomi, demografi, sosiologi, dan geografi.
·         Perubahan suasana perdesaan menjadi suasana kehidupan kota.
Ø  Penyebab Urbanisasi
Ø  Penyebab utama urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota. Penyebab lainnya adalah pertumbuhan kota.
Ø  Dua hal penting yang menyebabkan terjadinya urbanisasi :
1.      Daya Dorong Desa
Ø  Pertumbuhan penduduk terus berkembang, sementara lahan dan fasilitas yang tersedia tidak seimbang dengan pertumbuhan penduduk.
Ø  Hal tersebut mendorong masyarakat desa pergi ke kota untuk memperoleh suasana kehidupan yang lebih dinamis.
Ø  Beberapa penyebab penduduk desa melakukan migrasi ke kota :
a.  Terbatasnya lapangan pekerjaan di pedesaan.
b.  Semakin sempitnya lahan pertanian.
c.  Keberhasilan pertanian yang tidak pasti seperti paceklik, kekeringan, dan serangan hama.
d.  Minimnya fasilitas sosial di pedesaan.
e.  Kehidupan desa yang tidak bervariasi atau monoton.
2.  Daya Tarik Kota
Ø  Keunggulan utama di kota adalah lengkapnya sarana dan prasarana dari pemerintah maupun swasta yang tersedia.
Ø  PEMERINTAH
Ø  Pemerintah membangun sarana pendidikan, pelayanan masyarakat, gedung olahraga, gedung kesenian, dan pusat pemerintahan di kota.
Ø  Tujuan : Agar mudah diakses dari berbagai pelosok, termasuk dari luar.
Ø  SWASTA
Ø  Tujuan : 1) Memudahkan urusan administrasi, 2) Perusahaan mudah melakukan akses dengan berbagai penjuru tempat.
Ø  Sebagai daya tarik kota diantaranya :
a.   Lapangan pekerjaan di kota lebih banyak dibanding di desa.
b.  Upah pekerja di kota lebih tinggi dibanding di desa.
c.  Fasilitas sosial, pendidikan, olahraga, dan lain-lain lebih lengkap dibanding di desa.
Ø  Masalah yang ditimbulkan urbanisasi :
1.      Semakin banyak jumlah pengangguran di perkotaan
2.      Semakin tingginya tindak kejahatan
3.      Tumbuhnya pemukiman kumuh
Ø  Upaya menghentikan laju urbanisasi :
1.      Membuka lapangan pekerjaan di pedesaan
2.      Membangun industri pabrik dan pusat perdangan
3.      Pembangunan fasilitas umum seperti fasilitas pendidikan, kesehatan, transportasi
Ø  Dampak Urbanisasi
Ø  Dampak bagi desa
Ø  DAMPAK POSITIF
1.      Menurunnya angka pengangguran
2.      Meningkatnya daya beli desa karena uang dikirim dari kota
3.      Pengaruh ilmu pengetahuan, teknologi, dan budaya positif dari kota.
Ø  DAMPAK NEGATIF
1.      berkurangnya tenaga terdidik
2.      menurunnya kualitas dan kuantitas pertanian
3.      pengaruh budaya negatif dari kota
Ø  Dampak bagi kota
Ø  DAMPAK POSITIF
1.      tersedia tenaga kerja murah terutama tenaga kerja kasar
2.      terjadinya kompetisi yang tinggi dalam rekrutmen tenaga kerja
3.      dihasilkan tenaga kerja yang unggul.
Ø  DAMPAK NEGATIF
1.      meningkatnya jumlah penduduk kota
2.      ketatnya persaingan kerja
3.      berkurangnya lahan kota

4.      meningkatnya masalah sosial

3 komentar: